Physics Competition 2019

Physics Competition merupakan Olimpiade Nasional Fisika yang diselenggarakan oleh Jurusan Fisika Universitas Negeri Surabaya. Physics Competition atau biasa disingkat dengan sebutan Photon ini merupakan olimpiade yang bersifat individu. Olimpiade ini diperuntukan bagi siswa-siswi tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) atau sederajat.

Babak Penyisihan Physics Competition 2019 diselenggarakan serentak pada tanggal 20 Oktober 2019 di-17 rayon diseluruh Indonesia, ke-17 rayon tersebut antara lain adalah Bali, Banjarmasin, Bojonegoro, Jakarta, Jember, Jombang, Kediri, Lamongan, Madiun, Madura, Malang, Mojokerto, Palembang, Probolinggo, Sidoarjo, Surakarta dan Surabaya. Babak Penyisihan merupakan babak dengan soal pilihan ganda yang diikuti oleh total 1443 siswa-siswi SMP maupun SMA diseluruh Indonesia. Babak Penyisihan ini kemudian diperoleh siswa-siswi yang lolos ke babak Semifinal dengan nilai tertinggi di masing-masing rayon serta siswa-siswi dengan akumulasi total nilai tertinggi di seluruh rayon Photon 2019.

Babak semifinal Physics Competition 2019 diselenggarakan pada tanggal 9 dan 10 November 2019. Pada hari pertama, yaitu 9 November 2019 merupakan babak semifinal untuk siswa-siswi tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang lolos babak Penyisihan. Total peserta Semifinal Photon 2019 tingkat SMP berjumlah 54 siswa-siswi. Sedangkan tanggal 10 November merupakan babak semifinal untuk siswa-siswi tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) dengan total peserta 49 siswa-siswi. Babak semifinal ini merupakan babak dengan soal essay yang diselenggarakan serentak di Jurusan Fisika, Fakultas MIPA, Universitas Negeri Surabaya.

Babak Semifinal usai, pada hari yang sama akan diumumkan 12 peserta dengan nilai terbaik babak semifinal yang lolos ke babak Final. Babak Final merupakan babak yang menekankan pengetahuan siswa-siswi mengenai teori, konsep, dan hukum yang berlaku di fisika. Setelah diselenggarakannya babak Final, peserta Physics Competition mendapatkan BreakTime atau waktu istirahat yang dapat digunakan untuk ISHOMA (istirahat, sholat, makan) sembari menunggu pengumuman 4 finalis yang lolos ke babak Grandfinal.

Setelah Breaktime usai, seluruh peserta semifinal maupun final dipersilahkan untuk memasuki Auditorium Slamet Darjono untuk pengumuman 4 finalis dari masing-masing tingkat SMP maupun SMA yang lolos babak Grandfinal sekaligus diselenggarakannya babak Grandfinal Physics Competition 2019. Babak Grandfinal merupakan babak dengan tiga tipe soal, yaitu sesi eksperimen dimana ke-4 finalis melakukan eksperimen yang telah disediakan kemudian mempresentasikannya dihadapan juri dan para audience. Dilanjutkan dengan sesi Video Fenomena dimana ke-4 finalis memilih video yang berbeda kemudian menjelaskan sebab-akibat fenomena dalam video tersebut dihadapan juri dan para audience. Sesi selanjutnya yang merupakan sesi terakhir yaitu sesi adu cepat. Dalam sesi adu cepat ini siswa-siswi disuguhkan soal yang dijawab dengan memencet bel terlebih dahulu. Sesi adu cepat ini memiliki tipe soal A, B dan C dimana tipe soal A merupakan soal dengan tipe kesulitan rendah, tipe soal B merupakan tipe soal dengan kesulitan sedang dan tipe soal C merupakan tipe soal dengan kesulitan tinggi. Adapun juri-juri yang hadir pada babak Grandfinal Physics Competition 2019 tingkat SMP adalah Setyo Admoko. M.Pd. ,Meta Yantidewi. M.Si. dan Nurita Apridiana Lestari. M.Pd. Kemudian juri-juri Grandfinal Physics Competition 2019 tingkat SMA adalah Drs. Dwikoranto. M.Pd. , Utama Alan Deta. M.Pd. M.Si. , dan Abu Zainuddin. S.Pd.

Akhir dari semua sesi nilai masing-masing grandfinalis akan diakumulasikan yang kemudian diperoleh nama-nama finalis yang menjadi juara pertama, juara kedua, juara ketiga maupun juara harapan Physics Competition 2019. Adapun juara tingkat SMP nama-nama tersebut adalah Juara pertama diraih oleh Askana Mirza M.I asal sekolah SMP Negeri 2 Jember, Juara kedua diraih oleh Nashruddin Abid asal sekolah SMP Al-Hikmah, Juara ketiga diraih oleh Nahdia Arfa Aulia asal sekolah SMP Unggulan Al-Yalu dan Juara harapan diraih oleh Nindya Qurrota Aini asal sekolah MTsN 4 Tulungagung.Juara-juara Physics Competition tingkat SMA antara lain Juara pertama diraih oleh M. ‘Anin Nabail A. Asal sekolah MAN 2 Kota Malang, Juara kedua diraih oleh Maynardo Pratama S. Asal sekolah SMA Katolik Santa Maria Surabaya, Juara Ketiga diraih oleh Zufar Bagas Prasetyo asal sekolah MAN 2 Kota Kediri, dan Juara harapan diraih oleh Jason Ang asal sekolah SMA Kristen Gloria 2. Penghujung acara ditutup dengan penyerahan medali kepada juara- juara rayon kemudian dilanjutkan penyerahan medali, piala serta hadiah bagi Juara harapan, Juara ketiga, Juara kedua dan yang terakhir adalah juara pertama Physics Competition 2019.